488 views

Cara Menentukan Gaji dan Tunjangan Karyawan untuk UMKM

Usaha Kecil dan Usaha Menengah sebenarnya memiliki pengertian yang berbeda. Hal ini sebagaimana diatur UU Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Dalam UU UMKM, Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini.

Peraturan tersebut juga berlaku bagi UKM, sehingga UKM pun diwajibkan membayarkan gaji sesuai Upah Minimum di wilayahnya (Kota/Kabupaten). Meskipun begitu, masih dimungkinkan bagi Pengusaha yang tidak mampu membayar upah sesuai dengan penetapan pemerintah setempat untuk meminta penangguhan.

Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjalankan perusahaan Anda adalah aspek keuangan. Ada banyak hal yang terkait dengan aspek keuangan. Salah satunya adalah gaji karyawan.

Ketika usaha anda mulai menunjukkan peningkatan, maka andapun sudah harus mempersiapkan tenaga yang dapat membantu mengelola usaha Anda. Sebagai pemilik perusahaan tentunya Anda tidak dapat mengelola usaha dengan sendiri.  Ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan sehubungan dengan operasional perusahaan yang Anda miliki.

Karyawan adalah aset terbesar dalam usaha kita, jika kita tidak mempunyai karyawan dengan kemampuan yang baik dan sesuai dengan bidang usaha kita maka sudah pasti kacau jugalah usaha kita.  Namun ternyata menjaga karyawan agar tetap betah dan terus bekerja di tempat usaha kita juga merupakan dilema yang juga susah bagi kita.

Beberapa faktor yang harus diperhatikan dan mungkin penyebab kurang betahnya suatu karyawan diantaranya :

  1. Gaji yang kurang memadai untuk kebutuhan hidupnya
  2. Pekerjaan yang ia geluti tidak sesuai bidangnya atau profesinya
  3. Tidak suka dengan manajemen tempat kerja atau ada masalah dengan pimpinan atau teman kerja
  4. Tidak menjamin masa depannya
  5. Ada lowongan kerja lain yang lebih besar gajinya dan menjamin masa depannya
  6. Gengsi pekerjaan
  7. Masalah pribadi

Semua faktor diatas adalah salah satu yang menyebabkan mengapa karyawan kurang betah atau berhenti dari pekerjaannya. Namun sebenarnya point 1 yaitu gaji karyawan sangat memegang peranan penting dalam menyokong point2 lainnya kecuali point 5 dan 7. Bila gaji yang ia dapatkan besar, maka sudah pasti ia merasa terjamin kehidupannya sehingga point lainnya tidak menjadi masalah baginya.

Baca Juga | Cara Menghitung Upah Lembur Karyawan Dengan Mudah

 

Namun, ini sebenarnya tergantung dari kemampuan usaha anda dalam menggaji karyawan anda.

Berikut beberapa tips dan trik yang mungkin bisa anda coba dalam mengelola dan menggaji karyawan :

  1. Carilah karyawan yang sesuai dengan bidang kerja yang anda jalankan, bila anda tidak teliti dalam mempekerjakan karyawan maka sudah pasti anda akan kewalahan karena harus mengajarinya lagi atau justru ia kurang semangat dalam bekerja
  2. Rancanglah sistem kepangkatan dan gaji, sehingga karyawan memiliki jenjang karir yang menjamin masa depan kerjanya
  3. Adakan pelatihan ataupun kegiatan yang menambah wawasan bagi karyawan dan utamakan yang bersifat menjaga loyalitasnya dan keakraban sesama karyawan (misal pelatihan manajemen kepemimpinan, manajemen kelompok, dan penambahan wawasan lainnya)
  4. Berikan tunjangan selain gaji misalnya tunjangan makan dan keluarga
  5. Rewards, penghargaan sangat penting untuk memacu dan menjaga kinerja karyawan. Misal bila target tercapai maka karyawan mendapatkan bonus 1x gaji atau lebih dari itu, biasanya kalau kurang dari gaji pokok efeknya agak kurang. Dan penghargaan lainnya yang non komisi misal gelar karyawan teladan, karyawan disiplin, dan gelar lainnya.. kalau bisa jangan hanya satu orang tetapi beberapa orang sehingga yang lain termotivasi dan merasa ada kesempatan untuk mendapatkan gelar, berikan fasilitas dan pujian yang luar biasa kepada yang diberi penghargaan sehingga semakin memberi efek yang baik.
  6. Masa aktif, hal ini dimaksudkan agar terjadi regenerasi pegawai dan menjaga kestabilan kinerja, sehingga yang sudah tua harus pensiun dan diganti yang muda.
  7. Manajemen organisasi yang baik, misal harus ada bidang2 atau seksi dalam pekerjaan tertentu.
  8. Perlindungan, keselamatan kerja sangat mempengaruhi kinerja karyawan akan lebih baik lagi bila diberikan tunjangan kesehatan dan keselamatan kerja
  9. Menjaga silaturahmi antar karyawan termasuk pada keluarganya, jadikan karyawan benar2 merasa juga memiliki tempat kerjanya sehingga akan muncul kesetiaan pada tempat kerjanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Punya lokasi/area parkir yang nganggur?
Ingin memperoleh penghasilan dari area Parkir tsb?
Apakah Anda mau menjadi pengusaha dibidang Parkir?

Untuk informasi lebih lanjut: