122 views

Sistem Parkir Manless atau e-Parkir Diterapkan di Pasar Badung Denpasar Bali

Bali yang menjadi salah satu destinasi wisata Dunia terus berbenah, di segala aspek pembangunan mulai dari fasilitas publik maupun privat diadakan perbaikan secara menyeluruh. Tidak luput juga pasar-pasar yang ada didalam wilayah pembangunan pemerintah Kota Denpasar, melalui Perusda Pasar atau yang biasa dikenal dengan PD Pasar mulai mengaplikasikan program atau Sistem Parkir Manless (e-parkir) guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada warga atau turis yang ingin berbelanja di pasar-pasar tradisional dalam wilayah kota Denpasar.

 

Selain untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, sistem parkir manless ini juga bertujuan Untuk mulai mengontrol pemasukan/pendapatan retribusi parkir untuk peningkatan pemasukan Daerah yang bersumber dari Pajak dan retribusi. sebagai awal implementasi dari Sistem Parkir Manless atau e-parking ini, dipilihlah Pasar Badung yang merupakan pasar modern percontohan yang diresmikan Oleh Bpk Presiden Ir. Joko Widodo beberapa waktu lalu. Penerapan Sistem Parkir Manless  ini memberikan banyak manfaat bagi pemda kota Denpasar dan warganya, Dirut PD Pasar IB Kompyang Wiranata, bahkan menyatakan bahwa terjadi peningkatan pendapatan parkir dua kali lipat setelah menggunakan sistem e-parking. Sungguh pencapaian yang luar biasa bagi pembangunan kota Denpasar kedepannya.

Setelah menerapkan parkir elektronik  atau e-parkir di Pasar Badung, beberapa pasar lain yang ada di Denpasar juga akan menggunakan parkir elektronik.

Dan tahun 2019 ini tengah dirancang lima pasar yang akan dipasangi pasrkir dengan sistem elektronik ini. Menurut Direktur Utama PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata kelima pasar ini meliputi Pasar Kumbasari, Pasar Lokitasari, Pasar Gunung Agung, Pasar Cokroaminoto, dan Pasar Anyar Sari. Dari lima pasar yang telah dirancang ini, minimal penggunaan parkir elektronik di tahun 2019 terealisasi di empat pasar.

“Target kita minimal empat pasar terealisasi tahun ini dan ini sudah dianggarkan,” katanya. Dengan diterapkannya sistem parkir elektronik ini bisa meningkatkan pendapatan dari parkir hingga dua kali lipat. Saat ini dengan sistem manual ia mencontohkan untuk Pasar Kumbasari mendapat pemasukan dari parkir sebesar Rp 60 juta perbulan. Dengan penerapan parkir elektronik diharapkan bisa mendapat pemasukan dari parkir sebesar Rp 120 juta.

Peningkatan pemasukan parkir ini dikarenakan petugas parkir yang bertugas membawa karcis parkir akan ditugaskan untuk mengatur tempat parkir. “Karena lahan parkirnya sudah diatur sedemikian rupa sehingga volume kendaraan yang bisa masuk lebih banyak dan peningkatan pendapatan bisa dua kali lipat,” katanya.

Sistem parkir yang ada sekarang di Pasar Badung merupakan support dari penyedia fasilitas sistem parkir BSS Parking dimana BSS Parking merupakan perusahaan nasional yang berkantor di Denpasar, Makassar, Surabaya yang memberikan layanan jasa pengelolaan parkir dan pengadaan peralatan dan sistem parkir Untuk Pasar, Rumah sakit, hotel, mall, perkantoran, perumahan, dan lain-lain.

 

Ingin tahu lebih banyak tentang sistem parkir dan peralatan-peralatannya, silahtan menghubungi sales/marketing BSS parking.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Punya lokasi/area parkir yang nganggur?
Ingin memperoleh penghasilan dari area Parkir tsb?
Apakah Anda mau menjadi pengusaha dibidang Parkir?

Untuk informasi lebih lanjut: